
Jakarta, postangerang.com
Nusron Wahid Menteri ATR- BPN Pendaftaran Tanah Cuex tanggapitidak menghiraukan pimilik tanah, sangketa, jakarta, Selasa (16/09).
Warga mengadu ke menterian ATR / BPN, tentang terseok seoknya Laporan Ompung Ny. Sumihar Br Manurung, lambat penangananya.
Terkait miris kali Terkendala Progres 5 tahun mangkrak di kelurahan Cilandak Barat padahal Program Sertifikat tanah PTSL itu secara GRATIS.
Tidak ada kejelasan dan didengungkan kepada rakyat di Era Jokowi kini di Era Presiden Prabowo Subianto, belum ada kepastian hukum.
“Diduga ada apa ini semua cuex menghindar hingga menangis pilu, pemilik tanah tidak ada kepastian hukum, alias ngambang”, ujar Bunda Tiur Simamora tanggapi sosok rapuh.
Tiur lanjut usia ini sudah tua, perlunya investigasikan TSM penyebabnya oleh Pak AHY ditelusuri secara konfrehensif.
Minta Bunda Tiur buka terang benderang, agar masyarakat tau bagai cara pengurusan hak milik.
Problematika ini dikatakan oleh Jerry Naiborhu putra ibunda ompung Ny Sumihar br Manurung yang sudah uzur itu tua renta dan sakit sakitan, sakit – sakit juga hasil tanahnya belum berpihak pada bunda Tiur.
“Perlu kita coba mohon menghadap pa Gubernur DKI Jakarta Dr Ir H Pramono Anung yang.gercep menegor lurah ,camat walikota agar tanah milik pemilikan harus di selesaikan dengan cepat.
“Nanti saya instruksikan pada bawahan saya, agar status tanah ibu Tiur segera di miliki”, ujarnya Gubenur DKI Promono.
Menurut Promono, bahwa Jakarta Selatan kinerja demi abdi negara dan rakyat miskin lansia ini Jiwa leadership kepemimpinannya, sebenarnya itu urusan Walikota.
Sejak Tanggal 23 Juli 2024 untuk audiensi tidak direspons oleh walikota, tidak betemu juga terkait karakter perjuangan Bu Sumihar Manurung ex wartawan.
Ia sudah mengaduhkan pada Walikota sampai sekarang belum ada tindakan yang wajar.
Kata lanjut, Bung David Napitupulu, Jacob Tobing, Cosmas batubara
Srikandi Bunda Tiur Simamora.
Ia minta pada menteri ATR / BPN sekarang agar pengurusan tahun 2024 lalu agar di percepat di jadikan sertifikat.
“Masak pengurusan sertifikat 1 Minggu sudah jadi, ini tanah milik bunda Tiur hampir 13 bulan belum jadi”, ujarnya.
(Dr Bernard)
Related Posts

Diduga proyek pemagaran, Agar sesuai senilai Rp399.550.000 diduga kuat mengalami penyalahgunaan.

Diduga pasangan udit di kecamatan Kelapa Dua tak sesuai RAB.

Serta apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai spek yang tertuang dalam kontrak.

Dari pelaksanaan CKG, masih banyak ditemukan masyarakat dengan tekanan darah tinggi dan diabetes.

Kepala Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air (Dbmsda) Kabupaten Tangerang Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Yang Ke-81 Tahun 17 Agustus 1945-17 Agustus 2026.

No Responses