
Jakarta, postangerang.com
Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Polisi Ferikson Tampubolon mengatakan bahwa polisi telah tangkap 7 orang yang membuat barang bukti Dokumen Palsu.
Dukumen palsu itu saat terbukti ada salah satu bisnis mereka melaporkan pada pihak aparat polisi.
Menurut Informasi kata Ferikson ini sudah berajalan sekitar 3 tahun yang lalu.
“Hal ini sudah milyaran pemerintah di rugikan oleh dukumen palsu, sehingga pajaknya tidak masuk pada negara”, katanya
Sigapnya anggota Personel Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Priok menangkap tujuh pelaku pemalsuan berbagai dokumen yang dipasarkan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) lewat jaringan internet.
Petugas Kepolisian telah melakukan penyelidikan dari tanggal 1 hingga 31 Januari 2023, kata Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Polisi Ferikson Tampubolon di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat.
Beragam dokumen dipalsukan oleh para tersangka yang semuanya beroperasi dari wilayah Jakarta Utara. dikutip antara.com
Antara lain ijazah, surat izin operator (SIO) forklift dan sertifikat satuan pengamanan, hingga dokumen kependudukan seperti surat nikah, akta cerai hingga Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Jumlah keseluruhan (tersangka pemalsu dokumen)-nya sebanyak tujuh orang, tapi berbeda-beda kelompok. Total ada enam kelompok,” katanya.
henri / post
Related Posts

Pengawasan dan penindakan dilakukan oleh aparat penegak hukum bersama perangkat daerah terkait melalui koordinasi terpadu unsur Forkopimda.

Pihak perumahan kurang perhatikan tentang dranase, ini pihak pemkab Tangerang harus berikan teguran..

Kapolres Metro Tangerang Kota juga menghimbau dalam perjalanan para pengguna jalan juga hati-hati.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada SMK Gyokai Indonesia.

Melainkan akses terputus karena posisi jembatan berada di bawah permukaan air saat terjadi luapan.

No Responses