
Jakarta – postangerang.com
Kepala Dinas Kesehatan Lampung, belum lama ini sepat di panggil ke Jakarta dan muka juga sempat pucat, saat memberikan keterangan pada KPK di Jakarta.
Sejumlah Aktivis dan LSM di Lampung, berharap pada pihak KPK agar pihaknya berharap kasus hartanya tak sesuai gaya hidupnya.
Namun, KPK akan coba akan memanggil lagi, dalam bulan-bulan ini.
KPK akan coba memanggil kembali dr. Raihan Kadis Lampung, Ia, akan kita coba berkas-berkas laporan rekening dan gajinya yang dimiliki, apakah ada nilai korupsi.
Pemanggilan kedua itu belum tahu kapan dan tanggal pemeriksaan dari Klarivikasi dan akan di naikan menjadi minta pelaporan rekening dan gajinya.
Setelah itu di naikan status menjadi pemanggil pemeriksaan.
“Ia, akan kita coba berkas-berkas laporan rekening dan gajinya yang dimiliki, apakah ada nilai korupsi”, katanya Kasubag Humas Ali Fikri
Menurut dia, Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, memenuhi panggilan KPK untuk klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Begini potret gayanya. Kejanggalan Laporan harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN ) milik Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana Wijayanto akhirnya diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ).
KPK mendapati adanya kejanggalan LHKPN Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana setelah melakukan klarifikasi harta kekayaan.
Diketahui Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana diklarifikasi KPK terkait harta kekayaannya pada Senin (8/5/2023). dikutip Tribunnews.com
“Setidaknya pihak penyidik dari KPK menemukan dua kejanggalan setelah melakukan klarifikasi LHKPN milik Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana Wijayanto”, katanya.
henry / postang.
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

Melainkan akses terputus karena posisi jembatan berada di bawah permukaan air saat terjadi luapan.

Musrenbang Kecamatan Kosambi dan BAPPEDA Kabupaten Tangerang, Fokus Sampah dan Banjir.

Pihak warga Sepatan minta camat Sepatan, mobil Truk yang muatan Pasir agar di amankan.

MENJARAH RUMAH SRIMULYANI MENGAMBIL BAJU OLAH RAGA PEREMPUAN MENJARAH RUMAH SRI MULYANI DAPAT SEPEDA ONTEL.

Diduga Kuat di duga jual beli proyek kepada pemborong atau disebut orang ketiga yang sudah terdaftar nama PT.

No Responses