
Tangerang, postangerang.com.
Mobil truk muatan pasair melintasi Jalan raya sepatan-raya pakuhaji kp sarakan Desa Sarakan mobil truk jam 09.20 wib operasi, Sepatan Kab Tangerang, Banten, rabu (21/01).
Mobil truk muatan pasir di jam operasional masih berjalan, di minta pada pihak dinas terkait tangkap.
Pihak warga Sepatan minta camat Sepatan melalui Dishub dan Satpol PP, mobil Truk yang muatan Pasir agar di amankan.
Kurang pengawasan dari Dinas terkait dan aparat hukum juga, tidak ada penyetopan.
Pada hal jam kerja dari jam 07.00-18.00 wib mobil truk yang muatan pasir masih operasi.
Apakah jam operasional jalur Cadas-Sepatan, Sepatan-Pakuhaji, Pakuhaji-Teluk Naga Kab. Tangerang sudah tidak berlaku?.
Pada hal sekarang pada musin hujan mobil truk pasir beroperasi se-enaknya. menabrak perda Bupati Tangerang.
“Kami minta pada Dinas terkait agar mobil truk pasir yang operasi saat jam kerja di tangkap”, tutur Rendi Heriyanto, SH,.MH. Aktivis.
Menurut dia, sebelum terjadi pihaknya minta pada aparat hukum, mobil yang muatan pasir agar di amankan.
“Kita tak tahu, apa lagi saat ini cuaca masih penghujan. jalan banyak berlobang.
(kuardi)
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

Aktivis Kosambi Geram, Perbaikan Jembatan Kalibaru Dinilai Kurang Efektif.

Bahkan kritik sangat kami harapkan sebagai bagian dari upaya bersama membangun Kabupaten Tangerang.

Menyentuh usia ke 50 tahun dibutuhkan dukungan penuh, sinergi, serta kerja keras dari berbagai pihak, mulai dari jajaran Direksi, Dewan.

Diduga, Pembangunan wall climbing boulder dan peningkatan fasilitas lapangan futsal community center pamulang pada tahun anggaran 2025 lalu.

Lahan pakir juga terlihat sepih, ditinggalkan oleh pemudik.

No Responses