
Lampung, postangerang.com
Warga meminta pada pemerintah Indonesia, agar untuk penentuan 1 Syahwal 1444 H tak usah di perdebatan, agar kelangsungan hidup bermasyarakat.
“Karena kepercayaan juga adalah atas keturunan dan atas kepribadian dan sesungguhnya yang membedekan kita adalah imam seseorang”, katanya Dr.H. Anwar Nudin, M.Pd Dosen di Jakarta
Jika hal ini di perdebatkan, maka hasilnya juga tidak baik.
Biarlah hasil kesepakatan yang membuat hasil penentuan 1 Syahwal 1444 H.
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lampung menyatakan apapun nanti hasil dari sidang isbat, masyarakat harus menyambutnya dengan positif dan tidak memperdebatkan perbedaan yang terjadi.
“Apapun hasil dalam sidang isbat harus kita sambut positif dan jangan sampai memperdebatkan perbedaan ini, dikutip antara.com.
Karena perbedaan adalah sebuah rahmat,” Kata Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo, di Bandarlampung, Kamis.
Ia pun mengajak seluruh umat Islam untuk memperkuat toleransi dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara.
Sebab dengan toleransi, serta ukhuwah akan terbangun, baik ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah basyariyah.
“Dengan toleransi dan mampu menjaga ukhuwah adalah ciri umat beragama yang menjalankan cara beragama secara moderat,” kata dia.
Aswin / hasdanil / postangd
Related Posts

Bapenda Kabupaten Tangerang Lampaui Target Pajak 2025, Realisasi Capai 103,35 Persen.

Lurah Pakuhaji UCi SANUSI : Sehingga alur lalulintas kembali lancar.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang solid antara PWI dan Pemerintah Provinsi Banten.

Viral! Oknum Pegawai Samsat Cileduk diduga Melakukan Praktek Pungli kepada Masyarakat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar Jambore Kader Kesehatan yang diikuti oleh 350 kader kesehatan se-Kabupaten Tangerang, di selenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kitri Bakti.

No Responses