
Kabupaten Tangerang, postangerang.com.
Dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 pada tahun 2025 ini, Info Desa Kita mengadakan kegiatan bakti sosial dan santunan kepada 116 Anak Yatim Piatu, Bertempat di Aula BLK Jati Mulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Jumat (8/8/2025)
Kegiatan Bakti Sosial tersebut berupa pemberian sembako serta uang saku diiringi pemberian Alquran kepada Anak-anak Yatim Piatu yang hadir.
Sejatinya, Kegiatan bakti sosial dan santunan yatim piatu ini tentunya bertujuan untuk membantu mereka yang sedang membutuhkan.
Selain itu, dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka. Karena dengan memuliakan anak yatim piatu merupakan amalan yang sangat mulia dan keberkahan.
Dengan memberikan perhatian dan kasih sayang, kita tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga mendapatkan berbagai kebaikan di dunia dan akhirat.
Kegiatan yang sangat positif ini, dapat membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam sumbangsihnya yang diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
Dalam giat tersebut, Pihak penyelenggara mengucapkan banyak Terima kasih kepada para donatur yang telah membantu jalannya kegiatan Bakti sosial yang sudah berjalan dengan baik, serta kepada Media Online Info Desa Kita.
Giat tersebut dihadiri, para Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama yang ada di wilayah kecamatan Kosambi, Serta instansi terkait, Dinas Infokom perwakilan Bupati Tangerang, Diyan Mayang Sari, S.STP., M.Si, Tokoh Masyarakat Dadap H Mitang, Sekertaris ICMI ORDA Kabupaten Tangerang, H Tosin dan para tamu undangan.
(asep red)
Related Posts

Masyarakat Dadap, Kecamatan Kosambi, Kab Tangerang juga mengucapkan terima kasih atas iniatip pihak PDAM TKR pada warga yang membutuhkan air bersih.

Musrenbang Kecamatan Kosambi dan BAPPEDA Kabupaten Tangerang, Fokus Sampah dan Banjir.

Pihaknya pun optimistis, pada awal tahun 2027 RTH Bambu Cisoka sudah benar-benar dapat dinikmati masyarakat.

Pihak warga Sepatan minta camat Sepatan, mobil Truk yang muatan Pasir agar di amankan.

Solusi ke depan bukan hanya normalisasi sungai, tetapi juga pembangunan kolam retensi di wilayah hulu dan tengah.

No Responses