
Jakarta – postangerang.com
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban yang tenggelam di Kali Ciliwung dalam kondisi meninggal dunia. Korban yang diketahui bernama Muhammad Wirlangga (13) ditemukan pada selasa (24/1) sekitar pukul 18.00 WIB.
“Korban akhirnya ditemukan oleh unsur SAR gabungan pada petang tadi di Pintu Air Manggarai.” Ungkap Fazzli, S.A.P., M.Si., Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.
Beliau juga mengatakan bahwa jenasah korban ditemukan dalam keadaan terapung dalam radius 3 KM dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.
Sebelumnya ratusan personil SAR gabungan dikerahkan dengan membagi area pencarian menjadi 3 (tiga) dimana tim pertama melakukan pencarian menggunakan Rubber Boat menyisir aliran Kali Ciliwung hingga radius 3 KM dari lokasi kejadian.
Tim kedua melakukan pencarian visual jalur darat menyisir bantaran kali ciliwung hingga radius 3 KM dari lokasi kejadian, kemudian SRU ketiga melakukan penyelaman disekitar lokasi kejadian pada radius 10 Meter.
Adapun personil SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR terdiri dari Kantor SAR Jakarta, Polsek Tebet, Satpol PP Kel. Bukit Duri, BPBD DKI Jakarta, Damkar DKI Jakarta, PPSU Bukit Duri, IEA Jakarta Raya, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta.
AGD Posko Tebet, Response Team, HIRPALA, ESLAN, GARDA Mantap, KATANA Jatimulya, TBI, KORGAD rescue, Dapur Relawan Indonesia, BTB RI, IRRES, Imani Care, FKP3D Bogor, HIPAKAD, DMC Dompet Dhuafa, WMI, AVI, Semut Kecil, dan masyarakat.
Diketahui korban atas nama Muhammad Wirlangga (13) tenggelam pada senin (23/1) sekitar pukul 15.00 WIB di Kali Ciliwung, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
HUMAS KANTOR SAR JAKARTA / HENRI / POST
Related Posts

Melainkan akses terputus karena posisi jembatan berada di bawah permukaan air saat terjadi luapan.

Pihaknya pun optimistis, pada awal tahun 2027 RTH Bambu Cisoka sudah benar-benar dapat dinikmati masyarakat.

MENJARAH RUMAH SRIMULYANI MENGAMBIL BAJU OLAH RAGA PEREMPUAN MENJARAH RUMAH SRI MULYANI DAPAT SEPEDA ONTEL.

Kerugian warga belum bisa di taksir, hujan terus berjalan.

Sekelompok aktuvis Kegiatan Donasi Konser Musik Scooterist for Sumatra dari berbagai lintas komunitas

No Responses