
Jakarta, postangerang.com
I Dewa Gede Eks Hakim konstitusi mengatakan bahwa sidang yang di ulang-ulang itu sudah tidak sah, jakarta, kamis (29/11).
Bahwa sidang sidah sampai 2 kali sidang tentang umur, itu sudah tidak sah.
Karena Sidang Sudak 3 kali penetapan, yang pertama umur cawapres 40 tahun, kini ada lagi persili 55 tahu, itu sudah tidak Profesional dalam membhasan kasus MK.
“Saya yang sudah di tetapkan oleh MK kode Etik MK sudah di tetap, kini jalani saja kasus tersebut”, ujarnya.
Sekarang di madalahkan itu kasus KKN, dari orang tua jatuh ke anak, itu yang harus di bahas.
“Kita juga menghargai Reformasi pada tahun 1999, dengan penuh korban para mahasiswa dan lenser rezim suharto.
Menurut ia, Eks Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna menolak keras revisi Undang-undang tentang Perubahan Keempat atas Undang-undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konsitusi (UU MK).
Palguna menilai, niat mengubah kembali UU MK merupakan upaya melemahkan Mahkamah Konstitusi.
“Itu niat mengubah kembali UU MK, bagi saya itu cuma akal bulusnya para politikus aja itu.
Enggak ada sama sekali kepentingannya buat publik apalagi buat MK.
Bagi saya itu adalah upaya untuk melemahkan MK,” kata Palguna, kepada Tribunnews.com, pada Kamis (30/11/2023).
Henry / postang
Related Posts

Pengawasan dan penindakan dilakukan oleh aparat penegak hukum bersama perangkat daerah terkait melalui koordinasi terpadu unsur Forkopimda.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada SMK Gyokai Indonesia.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan piatu yang diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia.

Melainkan akses terputus karena posisi jembatan berada di bawah permukaan air saat terjadi luapan.

Musrenbang Kecamatan Kosambi dan BAPPEDA Kabupaten Tangerang, Fokus Sampah dan Banjir.

No Responses