
Jakarta, postangerang.com
Lembaga Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman bakal akan mengajuhkan surat pelaporan ke pada Pihak Polda Metro Jaya Jakarta, agar pihaknya akan mengupayakan mencari data, sabtu (04/11).
Setelah mendapatkan data yang lengkap, pihaknya akan segera melaporkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri
Kata Boyamin Saniman, ia tak segan-segan melakukan investigasi pihak LHKPN ke KPK untuk berapa milik kekayaan FB Pimpinan KPK.
Ia akan coba melaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) tentang kode etik seorang lembaga Trisila ini melakukan korupsi dan pemerasan.
“Kami pikir FB akan terjadi tersangkah, apa lagi rumah di Kartanegara itu tidak masuk pada LHKPN di KPK”, katanya Boyamin.
KPK buntut pengakuan dari Ketua Harian Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Alex Tirta yang mengakui menyewakan rumah di Kertanegara, Jakarta Selatan ke Firli senilai Rp 650 juta.
Boyamin mengatakan pelaporan ini dalam kapasitas Firli yang diduga tidak melaporkan pengeluaran biaya sewa rumah tersebut ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.
Sehingga, sambungnya, Firli diduga telah melanggar kode etik.
“Tapi yang setidaknya pembayaran Rp 650 juta itu dulu. Setelah dilacak tidak dilaporkan ke LHKPN Pak Firli, dikutip tribunnews.com
Namun, berdasarkan penelusuran Boyamin, LHKPN Firli tidak mengalami penguranganKalau duit Rp 650 juta itu diambilkan dari uang yang dilaporkan di LHKPN, maka akan mengurangi hartanya Pak Firli.”
“Anggap aja Pak Firli punya harta Rp 10 miliar. Dan kemudian beliau harus membayar Rp 650 juta tahun 2020, maka ya berkurang hartanya tinggal misalnya Rp 9,35 miliar,” kata Boyamin.
Heny / dono / jko
Related Posts

Pengawasan dan penindakan dilakukan oleh aparat penegak hukum bersama perangkat daerah terkait melalui koordinasi terpadu unsur Forkopimda.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada SMK Gyokai Indonesia.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan piatu yang diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia.

Melainkan akses terputus karena posisi jembatan berada di bawah permukaan air saat terjadi luapan.

Musrenbang Kecamatan Kosambi dan BAPPEDA Kabupaten Tangerang, Fokus Sampah dan Banjir.

No Responses