
Tangerang, Postangerang.com
Banyaknya tumpukan sampah dari berbagai jenis yang mengambang di aliran kali 13 menjadi faktor penyumbatan aliran air di kali sekunder, Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Dalam hal itu, Camat Teluknaga Kurnia pun gerak cepat (Gercep) menanggapi permasalahan tersebut.
Pihaknya berencana akan segera membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat saluran air kali sekunder dengan melibatkan berbagai pihak.
“Besok, sampahnya akan kita bersihkan bersama,” katanya saat monitoring kali sekunder, Desa Lemo, pada Sabtu (23/8/2025).
Ia akan menerjunkan seluruh tim pesapon dari kecamatan serta akan melibatkan berbagai pihak.
Seperti aparatur Desa Lemo, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
“Kami akan turunkan seluruh tim pesapon kecamatan, yang akan dibantu dari perangkat Desa Lemo, DLHK Kabupaten Tangerang dan BBWS,” terangnya.
Ia katakan, tumpukan sampah di sepanjang kali sekunder tersebut akan dibersihkan menggunakan alat berat dan beberapa armada truk.
Untuk mengangkut sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin.
“Nanti kita turunkan alat berat jenis Komatsu PC 45 milik DLHK untuk mengeruk sampah dan beberapa armada truk dari kecamatan, DLHK dan BBWS untuk mengangkut sampahnya ke TPA Jatiwaringin,” paparnya
Kedepannya, Ucap Camat Kurnia. Ia berencana akan memasang beberapa sekat pelampung menggunakan Wastrap di kali sekunder Desa Lemo dengan tujuan untuk mengetahui sumber sampah berasal dari mana.
“Pemasangan Wastrap dan sekat-sekat nanti untuk mengetahui sumber sampah berasal darimana.
Lalu, sampah nya kita angkut pakai gerobak motor agar tidak sampai menumpuk lagi seperti ini,” ungkapnya.
Sering terjadinya penumpukan sampah di Kali 13, Camat Kurnia menghimbau kepada masyarakat agar dapat berkontribusi.
Untuk tidak membuang sampah di aliran kali atau disembarang tempat. Pola perilaku itu harus sesegera diubah agar permasalahan sampah bisa perlahan teratasi.
“Karena penyelesaian sampah ini harus dimulai dari hulu nya, yaitu prilaku masyarakat.
Maka dari itu, saya menghimbau kepada warga agar tidak membuang sampah ke saluran air,” pungkasnya.
( sep red )
Related Posts

Pedagang bawa berkah, ada porkabi ke VI di Stadion MiniPasarkemis

Kesepakatan Damai PWI Banten Akhiri Dualisme Kepengurusan Kabupaten Tangerang dan Pandeglang.

Kapolres Metro Tangerang Kota : Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sarana Satkamling dan paket beras

Kado Istimewa di Hari Jadi Tangerang: PERUMDAM TKR Terima Penghargaan Bergengsi dari Bupati Tangerang.

Bupati Tangerang ikut mendoakan para santri yang meninggal di Sidoarjo.

No Responses