
Tangerang, Postangerang.com.
Gubernur Banten, Andra Soni, menghadiri Haul ke-38 Almaghfurlah KH. Muhammad Hasan Bin Sinah dan Hj. Hayati Binti KH. Abdur Rohim di Pondok Pesantren Al-Hasaniyah, Jalan KH. Muhammad Hasan No. 24, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Senin (16/6/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Hasaniyah.
Khususnya kepada Ketua Yayasan Islam Al-Hasaniyah, KH. Mansyur Hasan, atas terselenggaranya acara penuh makna tersebut.
“Haul bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk meneladani perjuangan para ulama yang telah berjasa besar dalam membina umat dan menjaga nilai-nilai Islam,” ujar Andra Soni.
Ia menilai KH. Muhammad Hasan Bin Sinah sebagai sosok ulama kharismatik yang telah mewariskan semangat perjuangan, kesabaran, serta kecintaan terhadap ilmu agama dan masyarakat.
“Demikian pula almarhumah Hj. Hayati, yang setia mendampingi perjuangan dakwah dan pendidikan beliau,” tambahnya.
Gubernur Andra berharap peringatan haul ini menjadi inspirasi dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat peran pesantren dalam membangun karakter umat.
“Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen mendukung kemajuan pesantren sebagai benteng moral bangsa dan pusat lahirnya ulama serta pemimpin umat,” tegasnya.
Acara haul Turut di hadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Baedowi, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja.
( Sep red ).
Related Posts

Pelayanan Tetap Optimal Selama Ramadan, PERUMDAM TKR Pastikan Distribusi Air Aman dan Lancar.

Kapolres Metro Tangerang Kota juga menghimbau dalam perjalanan para pengguna jalan juga hati-hati.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan piatu yang diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia.

Melainkan akses terputus karena posisi jembatan berada di bawah permukaan air saat terjadi luapan.

Pihaknya pun optimistis, pada awal tahun 2027 RTH Bambu Cisoka sudah benar-benar dapat dinikmati masyarakat.

No Responses