google.com, pub-2901016173143435, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Musrenbang Kecamatan Kosambi dan BAPPEDA Kabupaten Tangerang, Fokus Sampah dan Banjir.

Tangerang, postangerang.com

Kecamatan Kosambi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Tangerang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada Kamis, (22/01/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada pembahasan sejumlah permasalahan prioritas, khususnya infrastruktur jalan rusak dan penanganan banjir yang masih menjadi keluhan utama masyarakat.

Musrenbang Kecamatan Kosambi tahun ini mengusung tema Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan.

” Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Kosambi dengan suasana diskusi yang aktif dan partisipatif”, katanya.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan BAPPEDA Kabupaten Tangerang, Camat Kosambi H. Asmawi, unsur Forkopimcam, Ketua APDESI kabupaten Tangerang, anggota DPRD Kabupaten Tangerang dan DPRD Provinsi Banten.

Kapolsek, Koramil, Kecamatan Kosambi para kepala desa se-Kecamatan Kosambi, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Camat Kosambi H. Asmawi menyampaikan bahwa kerusakan jalan dan banjir masih menjadi persoalan utama yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak sampah dan banjir ini menghambat aktivitas ekonomi warga, terutama akses pertanian dan distribusi hasil usaha masyarakat.

“Selain jalan rusak,sampah dan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan juga berdampak pada permukiman warga dan fasilitas umum,” ujar H. Asmawi.

Ia berharap melalui forum Musrenbang ini, seluruh usulan dari desa-desa di Kecamatan Kosambi dapat menjadi prioritas pembangunan daerah, terutama terkait perbaikan jalan, mengatasi sampah dan Banjir serta sistem drainase guna mengurangi risiko banjir.

Selain agenda perencanaan pembangunan infrastruktur, sampah dan banjir kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengenalan batik khas Kecamatan Kosambi.

Batik tersebut menampilkan motif-motif yang terinspirasi dari kearifan lokal, potensi wilayah pesisir, serta identitas budaya masyarakat Kosambi,” Tambahnya

“Kami berharap semua aspirasi masyarakat dapat direalisasikan.

Walaupun mungkin tidak semua usulan bisa diakomodir, setidaknya soal sampah dan Banjir maka itu pemerintah daerah sudah menerima dan mencatat kebutuhan masyarakat, di wilayah kecamatan Kosambi kabupaten Tangerang” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan BAPPEDA Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam penyusunan rencana pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Seluruh usulan yang disampaikan akan diverifikasi dan disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang,” ujarnya

Kemudian soal penangan soal sampah dan Banjir ini adalah prioritas kita sebagai pemerintah kecamatan dan kabupaten Tangerang

“Kami mendorong agar usulan yang masuk benar-benar bersifat prioritas dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penanganan Sampah dan banjir menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ungkap perwakilan BAPPEDA.

Dalam sesi diskusi, sejumlah kepala desa menyampaikan kondisi sampah di desa desa, serta titik-titik rawan banjir akibat buruknya sistem drainase.

Usulan perbaikan dan pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat direalisasikan pada tahun anggaran mendatang.

Musrenbang Kecamatan Kosambi ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program pembangunan yang tepat sasaran.

Sehingga dapat meningkatkan kualitas infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

( ASP red ).

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses