
Tangerang, postangerang.com
Pihak Kementrian DR. (H.C). Zulkifli Hasan, S.E., M.M. mengatakan setiap Pemda daerah dan pusat setidaknya dapat menitoring barang sembako yakni yang bersubsidi.
Pemerintah pusat telah memberikan kemudahan para pedagang untuk tidak menjual di atas het, atau agar menjual yang telah di sepakati bersama.
“Kami minta minitoring para Pemda di Daerah dan pusat agar mengontroling harga sembako yang sudah bersubsidi”, katanya DR. (H.C). Zulkifli Hasan, S.E., M.M. DR. (H.C). Zulkifli Hasan, S.E., M.M.
Kementerian Perindag Pusat, agar Pemda Daerah dan Pusat agar sembako yang bersubsidi agar di minitoring, karena pusat sudah banyak mengeluarkan anggaran.
Menurut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten mengintensifkan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan pasokan minyak goreng bersubsidi di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan.
“Upaya kita akan terus memantau dan koordinasi dengan distributor perihal antisipasi kelangkaan minyak, dan melaporkan masalahnya ke tim penanganan inflasi daerah,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Tangerang, Iskandar Nordat di Tangerang, Kamis.
Ia mengatakan bahwa pengawasan stok dan harga minyak goreng itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya kekosongan ketersediaan barang yang nantinya akan berpengaruh terhadap lonjakan harga di pasaran.
“Nanti dari hasil laporan pengawasan atau pemantauan kita untuk ditembuskan ke TPID pusat, untuk nantinya bisa ditangani,” katanya.
Ia mengungkapkan untuk ketersediaan minyak goreng bersubsidi yang beredar di pasaran kini terjadi pengurangan pasokan.
Karena hal itu diakibatkan ada pengurangan distribusi dari produsen ke distributor.
henri / post
Related Posts

Realisasi Penggunaan Dana Desa Pete Tigaraksa Tahun Anggaran 2025 Dipertanyakan.

PENYALURAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG.

Sempat Melawan, Polresta Tangerang Ringkus Dua Pelaku Curanmor Bersenpi.

Diduga Camat dapat Upeti tentang hiburan Malam.

Desa Tanjung Burung Jadi Tuan Rumah MTQ ke-XIII Tingkat Kecamatan Teluknaga Tahun 2025.

No Responses