
Tigaraksa, postangerang.com
Sekitar 55 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang dikerahkan untuk melakukan pengamanan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-54 tingkat Kabupaten Tangerang di wilayah Kecamatan Solear.
Dalam pengamanan tersebut Satpol PP Kabupaten Tangerang bergabung bersama Trantib Kecamatan Solear dan Satlinmas, seluruh personel mengamankan lokasi acara, baik di dalam maupun di area luar.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang, Agus Suryana mengatakan telah memploting personil pada beberapa pintu akses masuk dan lingkup panggung utama serta memberikan imbauan kepada pedagang asongan agar tidak masuk atau berjualan di dalam Arena MTQ.
“Kami melakukan imbauan kepada pedagang asongan agar tidak berjualan dan masyarakat yang berkunjung agar tidak masuk ke dalam arena pada proses penutupan digelar,” kata Agus. Selasa (16/1/2024).
Ia menjelaskan pada proses pengamanan itu kemudian membuat barikade di titik lokasi masyarakat yang akan memeriahkan penutupan MTQ.
Selain itu, ia juga menugaskan personel Satpol PP yang melakukan tugas disekitar arena agar mengedepankan sikap humanis dalam melaksanakan tugasnya.
“Kami harap pelaksanaan penutupan MTQ Ke-54 tingkat Kabupaten Tangerang dapat berjalan dengan aman, nyaman dan lancar,”ucapnya.
Selanjutnya, kami selalu mengimbau kepada masyarakat yang datang ikut memeriahkan penutupan MTQ Ke-54 saat ini agar dapat berhati – hati terhadap barang bawaannya.
Hal tersebut mengantisipasi demi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
“Alhamdulillah proses pengamanan pagelaran MTQ yang dilaksanakan selama 5 hari berjalan dengan lancar, selain itu saya ucapkan selamat kepada pemenang MTQ Ke-54 tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2024,” pungkasnya.
Sumber : Diskominfo / hairul / postang
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]
Related Posts

Pelayanan Tetap Optimal Selama Ramadan, PERUMDAM TKR Pastikan Distribusi Air Aman dan Lancar.

Kapolres Metro Tangerang Kota juga menghimbau dalam perjalanan para pengguna jalan juga hati-hati.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan piatu yang diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia.

Melainkan akses terputus karena posisi jembatan berada di bawah permukaan air saat terjadi luapan.

Pihaknya pun optimistis, pada awal tahun 2027 RTH Bambu Cisoka sudah benar-benar dapat dinikmati masyarakat.

No Responses